CIREBON – Dinas Perhubungan Kota Cirebon menggelar Forum Perangkat Daerah sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan sinkronisasi antara perangkat daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan sektor transportasi di Kota Cirebon.


Forum tersebut membahas berbagai isu strategis bidang perhubungan sekaligus memaparkan kondisi eksisting transportasi di Kota Cirebon. Dinas Perhubungan menyampaikan bahwa saat ini angkutan kota di Kota Cirebon memiliki 8 trayek dengan total 261 unit kendaraan. Namun demikian, tingkat penggunaan angkutan umum masih relatif rendah dengan modal share sekitar 11 persen sehingga diperlukan langkah penataan dan peningkatan kualitas layanan.

Gambar

Selain itu, Dishub juga memaparkan kondisi lalu lintas pada sejumlah ruas jalan utama yang memiliki volume kendaraan cukup tinggi, seperti Jalan Kalijaga, Jalan Tuparev, dan Jalan Sudirman. Dari sisi keselamatan lalu lintas, tercatat peningkatan jumlah kecelakaan dari 123 kejadian pada tahun 2021 menjadi 158 kejadian pada tahun 2022, yang menunjukkan perlunya penguatan upaya peningkatan keselamatan berkendara.


Dalam forum tersebut juga disampaikan berbagai isu strategis bidang perhubungan, antara lain penataan parkir dan peningkatan retribusi parkir, penanganan kemacetan pada beberapa ruas jalan dan perlintasan sebidang kereta api, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, penyediaan layanan angkutan umum yang modern dan berkelanjutan, penanganan kendaraan over dimensi dan over loading (ODOL), serta penataan penerangan jalan umum (PJU) di seluruh wilayah kota.

Gambar

Sebagai tindak lanjut, Dinas Perhubungan Kota Cirebon merumuskan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2027. Program tersebut meliputi penutupan U-turn pada titik tertentu, pembangunan separator permanen, perbaikan geometrik simpang, revitalisasi pulau lalu lintas, serta pemasangan pagar pembatas trotoar guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.


Selain itu, Dishub juga akan melaksanakan monitoring angkutan kota, bimbingan teknis bagi pengemudi angkutan umum, serta kajian penataan jaringan trayek. Di bidang keselamatan lalu lintas, berbagai kegiatan edukasi, ramcheck kendaraan, serta pengaturan dan pengendalian lalu lintas pada hari besar nasional dan keagamaan juga menjadi fokus utama.

Pada sektor penerangan jalan umum, direncanakan penambahan sekitar 1.390 titik PJU baru serta modernisasi lampu dengan teknologi LED yang lebih efisien. Upaya ini juga akan didorong melalui skema kerja sama dengan pihak swasta guna mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa membebani anggaran daerah secara signifikan.


Melalui Forum Perangkat Daerah ini, Dinas Perhubungan Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Langkah ini sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan Kota Cirebon yang tertata, berdaya saing, dan berkelanjutan.