Berita

Hari Terakhir Pemantauan, Arus Balik H plus 7 Capai Puncak dengan 97 Ribu Kendaraan Melintas di Kota Cirebon

30 Maret 2026
DINAS PERHUBUNGAN
103
Bagikan ke
Hari Terakhir Pemantauan, Arus Balik H plus 7 Capai Puncak dengan 97 Ribu Kendaraan Melintas di Kota Cirebon

CIREBON — Pergerakan arus balik Lebaran 2026 di Kota Cirebon kembali menunjukkan peningkatan signifikan pada H+7. Berdasarkan hasil traffic counting Dinas Perhubungan Kota Cirebon di Posko Jl. Brigjend Dharsono, tercatat sebanyak 97.283 kendaraan melintas pada Minggu, 29 Maret 2026 (H+7 Lebaran).

Angka tersebut meningkat dibandingkan hari sebelumnya (H+6), yang menunjukkan masih tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke daerah asal setelah libur Lebaran. Volume kendaraan pada hari ini didominasi oleh sepeda motor sebanyak 83.432 unit, diikuti mobil pribadi sebanyak 8.173 unit.

Selain itu, tercatat angkutan barang kecil sebanyak 1.900 kendaraan, angkutan barang besar 3.164 kendaraan, angkutan umum kecil 473 kendaraan, serta angkutan umum besar sebanyak 141 kendaraan.

Secara kumulatif, total kendaraan yang melintas pada periode H+1 hingga H+7 mencapai 599.587 kendaraan, mencerminkan tingginya intensitas arus balik yang masih berlangsung hingga hari ketujuh pasca Lebaran.

Kesimpulan Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026 (H-7 s.d H+7)


Secara keseluruhan, pergerakan lalu lintas selama masa Angkutan Lebaran 2026 di Kota Cirebon menunjukkan pola yang dinamis dan terdistribusi cukup merata, dengan puncak arus mudik dan arus balik terjadi pada periode yang berbeda.


Pada fase arus mudik (H-7 s.d H-1/H2), volume kendaraan terus mengalami peningkatan bertahap hingga mencapai puncaknya menjelang Hari Raya. Total pergerakan arus mudik tercatat sebanyak 687.573 kendaraan, didominasi oleh sepeda motor dan mobil pribadi, yang mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menuju kampung halaman.


Memasuki fase arus balik (H+1 s.d H+7), pergerakan kendaraan kembali meningkat dengan pola yang berbeda. Puncak arus balik terjadi pada H+2, kemudian sempat melandai pada H+3 hingga H+5, sebelum kembali mengalami peningkatan pada H+6 dan mencapai puncak akhir pada H+7. Total arus balik hingga H+7 tercatat sebanyak 599.587 kendaraan.

Jika dibandingkan secara keseluruhan, volume arus balik masih lebih rendah dibandingkan arus mudik, dengan selisih sekitar 87.986 kendaraan atau turun sekitar 12,80%. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan kembali masyarakat cenderung lebih tersebar waktunya, tidak terkonsentrasi seperti saat arus mudik.

Secara umum dapat disimpulkan bahwa:

  • Arus mudik memiliki pola meningkat dan terpusat (peak season sebelum Lebaran)
  • Arus balik memiliki pola lebih menyebar dengan beberapa gelombang pergerakan
  • Kendaraan pribadi (motor dan mobil) tetap menjadi kontributor utama volume lalu lintas
  • Aktivitas angkutan barang meningkat pada masa arus balik, menandakan pemulihan distribusi logistik pasca Lebaran

Dengan berakhirnya pemantauan pada H+7, kondisi lalu lintas di Kota Cirebon secara bertahap kembali normal, meskipun aktivitas kendaraan masih relatif tinggi di beberapa titik strategis.

Bagikan ke
Hari Jadi Kota Cirebon ke-599