Arus Mudik Capai Puncak, 142 Ribu Kendaraan Melintasi Kota Cirebon di H-2 Lebaran
CIREBON — Dinas Perhubungan Kota Cirebon mencatat arus mudik Lebaran 1447 H di wilayah Kota Cirebon telah memasuki fase puncak pada Kamis, 19 Maret 2026 atau H-2 Lebaran. Berdasarkan hasil traffic counting di Posko Dishub Kota Cirebon, Jl. Brigjend Dharsono (Bypass), tercatat sebanyak 142.023 kendaraan melintas dengan rata-rata 5.918 kendaraan per jam.
Volume kendaraan pada H-2 ini menjadi yang tertinggi selama periode pemantauan arus mudik, menunjukkan puncak pergerakan masyarakat yang melintasi jalur utama Pantura melalui Kota Cirebon. Arus lalu lintas didominasi oleh sepeda motor sebanyak 130.256 unit, diikuti mobil pribadi 9.335 unit, serta kendaraan angkutan barang dan angkutan umum dalam jumlah yang lebih kecil.
Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya (H-3), terjadi peningkatan volume kendaraan. Pada H-3 tercatat sebanyak 135.430 kendaraan, sedangkan pada H-2 meningkat menjadi 142.023 kendaraan, atau naik sekitar 6.593 kendaraan (±4,87 persen), memperkuat indikasi puncak arus mudik telah terjadi.
Secara kumulatif, sejak H-7 hingga H-2 Lebaran 2026, jumlah kendaraan yang melintas di Kota Cirebon mencapai 546.338 kendaraan, mencerminkan tingginya mobilitas pemudik di jalur strategis penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Dinas Perhubungan Kota Cirebon terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode puncak mudik. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan di titik rawan seperti persimpangan, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat guna menjaga keselamatan selama perjalanan.
Terkini
Terpopuler